Beri nilai

Tips mencari kerja:

  • Datang langsung ke kantor
    Kamu bisa melihat langsung kantor yang dilamar, orang-orangnya juga bisa kamu lihat, sehingga kamu bisa memverifikasi lowongan kerja yang ada. Dan yang paling penting, kalau terjadi apa-apa, kamu mudah untuk meminta pertanggungjawaban di kantor tersebut.
  • Jangan mengisi formulir secara online, kecuali di situs resmi
    Banyak sekali modus pencurian data, terutama data-data konfidensial seperti nomor telepon, KTP, SIM, ijazah dan data pribadi lainnya. Data tersebut seharusnya tidak semua orang boleh tahu. Pernah dapat SMS atau telepon dari sales/marketing kartu kredit atau asuransi? Darimana dia mendapat data-data kita? Ya, salah satunya adalah karena kita terlalu mudah mengumbar data-data pribadi kita. Itu baru contoh kecil, lebih parahnya lagi, data kita bisa digunakan untuk melakukan tidak kejahatan yang lebih serius.
    So, jangan mengisi formulir online, terutama via web gratisan (misal Google Form) pastikan kamu mengisi formulir di web resmi pembuka lowongan kerja tersebut.
  • Jangan mengirim lamaran via email ke alamat personal (gmail, yahoo), kecuali ke alamat email perusahaan resmi
    Sama dengan poin di atas. selain web resmi, perlu diingat, alamat email pun harus resmi. Jangan pernah mengirim email lowongan kerja ke alamat email pribadi, jika perusahaan tersebut memang benar-benar membuka lowongan kerja, maka pasti dia akan membuat alamat email resmi khusus untuk menerima lamaran kerja. Hindari mengirim ke alamat email gratisan semisal alamatemail@gmail.com, email resmi selalu seperti ini alamatemail@perusahaan.com, contoh alamat email resmi LP3I Cirebon adalah penempatan@cirebon.lp3i.ac.id
  • Jangan mentrasfer sejumlah uang
    Tujuan utama mencari kerja adalah mendapatkan penghasilan, so jangan mau jika kamu diminta membayar di muka sejumlah uang, apalagi jika nominalnya besar. Itu sudah jelas penipuan.
    Beberapa biaya yang mungkin keluar misalnya biaya untuk pembuatan serifikat Asuransi (dari AAJI) jika kamu melamar kerja di bidang Asuransi Jiwa, itu memang perlu, namun biaya biasanya langsung dibayar di AAJI, buka ke perusahaan.

Source: Tekno

Artikel ini dikunjungi sebanyak 10 kali, dan sebanyak 1 kunjungan pada hari ini.